"Hey guys, please enjoy reading my blog. Sorry for any mistakes. Just practicing my written and english skill. Thanks!" :)

Indonesia Waktunya Bangkit

Liburan masih hampir dua minggu lagi.
Karena lagi menghindari gak ada kerjaan, jadi iseng - iseng deh baca blog temen - temen.
Dan waktu sampai di blognya Rizka, aku nemuin postingan terbarunya.
Gara - gara ikutan baca blog yang dimaksud Rizka, aku jadi ikutan sebel.
Jadi inget note facebooknya temen yang judulnya

Ganyang Malaysia




Jakarta - Pada 20 Januari 1963, Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia.
Bangsa ini tidak terima dengan tindakan demonstrasi anti-Indonesia yang menginjak-injak lambang negara Indonesia, Garuda.Untuk balas dendam, Presiden Soekarno melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia.Soekarno memproklamirkan gerakan Ganyang Malaysia melalui pidato pada 27 Juli 1963.
Berikut isinya:

"Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!
Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu
Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa,
sebagai martir
Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.
Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.
Yoo...ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!"



Bisa terbakar semangat patriotisme bangsa Indonesia mendengar pidato Soekarno itu.
Kedaulatan Indonesia dianggap harga mati bagi Proklamator Republik Indonesia itu.


Lihat kan, ndak hanya saat ini saja Malaysia berlaku menyebalkan.
Ternyata sedari dulu mereka telah mengecewakan kita.
Lihat disini untuk latar belakang ceritanya.
Kita ini kan negara tetangga, tapi kenapa ndak bisa akur satu dengan lainnya?
Lihat disini untuk daftar milik kita yang dijarah.
Fyuh, lupakan. Daripada ribut terus, mendingan kita buktikan saja kalau Indonesia memang mantab.
Oya, kapan hari blogwalking. Ndak sengaja nemu postingan bagus.
Nih isinya:

Kata orang Singapore tentang Indonesia dari Milist Tetangga
Suatu pagi di Bandar Lampung, kami menjemput seseorang di bandara.
Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.
Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish) beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

"Your country is so rich!"

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..

"Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia."

"Everything can be found here in Indonesia, u don't need the world."

"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. 
Dunia yang butuh Indonesia !"

"Singapore is nothing, we cant be rich without Indonesia ."

"500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan.
Bisa terbayang uang yang masuk ke kami,
apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia,
ga peduli harga yang selangit, laku keras.
Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat."

"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk?
Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing."

"Kalian ga tau kan klo Agustus kemarin dunia krisis beras.
Termasuk di Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras"

"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2..
Lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia.
Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata.
Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar.
Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China.
Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg.
Saya melihatnya sendiri"

"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia?!
Ya, karena negara kalian memiliki segalanya.
Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri,
makanya tidak di embargo.
Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI.
Belilah dari petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri.
Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri."

"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI,
Indonesia will rules the world."


So, let's we love our products guys.

Rainbow Spiral



Lagi cari inspirasi buat bikin poster.

Iseng - iseng browsing di mbah Google, eh malah nemu gambar ini.


Hua, jadi inget masa kecil.
Ini dulu mainan favorite aku.
Tapi sekarang, entah ada dimana itu mainan.
Jadi kangen.
Masih ada yang jual gak ya?

Behind The Colorfull Days


Sebentar, biarkan semuanya tenang.
Biarkan semuanya terang.
Biar gak ada lagi salah paham.
Dan sakit berkepanjangan.
Aku cuma butuh waktu untuk memahami.
Dan perlu waktu untuk menata lagi.
Ada sebagian dari diriku yang menghilang dua tahun terakhir ini.
Dan aku cukup cuek juga sabar menerima kenyataan bahwa keadaan ini untuk selamanya.
Dan aku cukup bertahan dengan kelabilan yang menyerang.
Yah, itu semua tentang waktu.
Tentang masa.
Dan tentang detik - detik terakhir.
Dua kesalahan dalam hidupku yang tak bisa kulupakan.
Mengatakan "dia" baik - baik saja pada bundanya.
Dan memilih tuk berpura - pura tak mendengar larangan hati.
Yah, semua itu kesalahan.
Sampai suatu saat kudapati kenyataan bahwa "dia" tak baik - baik saja.
Koma yang dideritanya tlah membuatnya menghilang dari hidup kami.
Kegilaan itu buatku tak bisa lagi berfikir jernih.
Sampai baru kusadari aku mengiyakan orang yang salah.
Dan disinilah posisiku sekarang.
Menghapus jejak bodoh dan berjalan ke depan.
Masa ini yang ku takutkan.
Karena berkali kali ku menginstal ulang pola pikir.
Tapi tetap saja tak bisa kembali awal.
Itu yang buatku tak bebas mengambil dunia.
Tapi aku cukup bersyukur,
diberikan kebebasan hati dari gelayutan orang - orang gak penting.
Dan tak tergiur dengan tipu muslihat konyol yang menyebalkan.
Aku cukup heran dengan tingkah tak peduliku yang kutau kadang buat mereka kesal.
Tapi bisa kupahami karena itu semua maksud Tuhan.
Sehingga tak terjerat akan kepalsuan yang mendominasi.
Dan aku yakin, akhir dari semua ini adalah syukur.
Walau masih menjadi kejutan rahasia yang mendebarkan. Hahay...

Wanita Penghuni Surga


Sewaktu kecil aku pernah ditanyai guru mengajiku.
“Siapa yang mau masuk surga?”
Otomatis semuanya mengacungkan jarinya tinggi – tinggi.
Sebuah pertanyaan yang sampai kapan pun, dan oleh siapapun akan dijawab dengan jawaban yang sama yaitu 
“saya”
Tapi taukah, bahwa ada keistimewaan tentang surga bagi kaum wanita.
Yap, wanita. Dan itu berarti saya juga termasuk. Hehe

Apa sih keistimewaannya?

Begini, seorang wanita bisa masuk surga dari pintu manapun yang dia inginkan.

Hah? Serius loe?

Yah, itu benar adanya. (Sumber : mendengar kultum Mamah Dedeh sebelum adzan maghrib. hehe)

“Wow. Asyikk...”

Eits, tapi jangan seneng dulu. Soalnya ada syaratnya.

Syarat:


  1. Wanita yang selalu sholat tepat waktu
    Adalah dia yang mengerjakan sholat wajib di awal waktu, artinya tidak menunda – nundanya. Bersegera gitu...



  2. Wanita yang berpuasa
    Adalah dia yang menjalankan puasa di bulan Ramadhan dan apabila berhutang puasanya, dia menyegerakan membayarnya (jangan sampe utang puasa numpuk dari tahun ke tahun).



  3.  Wanita yang patuh pada perintah suaminya
    Yup, sebenarnya ini juga udah kewajiban bagi yang sudah menjadi istri. Seorang istri diperbolehkan menolak atau tidak mematuhi perintah suaminya apabila perintah yang diberikan sang suami tidak sesuai dengan ajaran islam.



  4. Wanita yang menjaga kehormatannya
    Yang ini juga wajib kuadrat bagi seorang muslimah. Baik yang belum menikah dan yang sudah menikah.

    Hmm, lumayan gampang kan?
    Yuk daftar jadi penghuni surga dengan memulai semua syaratnya dari sekarang.

Hanyakah Sebuah Mimpi Ataukan Sebuah Impian


Mulai lagi deh berpikir tentang ini.
Ada banyak hal dalam pikiran yang terkadang mengganggu dan membayang.
Seakan ingin segera terselesaikan dan tercapaikan.
Sebenarnya apakah “makhluk” ini?
Berwujud seperti mimpi karena memang tidaklah nyata.
Tapi berasa begitu penting sehingga tak bisa hanya disebut mimpi.
Apakah ini impian?
Bukankah impian adalah keajaiban hidup?
Dimana saat kita lelah berdiri dan hendak jatuh, impianlah yang membangunkan kita kembali.
Menyangga dengan sepenuh hati.
Melupakan rasa lelah dan menggantinya dengan semangat ber- “ayo-ayo”.
Itu yang seharusnya tergambar dari sebuah impian.
Tapi makhluk ini, tidak cukup kembar dengan impian.
Ataukah mungkin benar ini sebuah mimpi.
Tapi aku tidak terima jikalau ini hanyalah mimpi belaka.
Bolehkan ini kujadikan impian Tuhan?
Engkau tidak lelah mendengar semua pintaku kan?
Masih boleh kan aku berimpi?

Aku bukan orang yang rakus kan Tuhan?
Meminta semuanya sebaik yang aku inginkan.
Memohon segalanya berjalan sempurna.

Aku sadar.
Aku tau, dan aku mengerti sekarang.
Tapi, masih bolehkan aku meraihnya.
Aku hanya butuh ridho-Mu.
Maka kuatkan aku akan pendirianku.
Kuatkan aku akan lelahku.
Dan kuatkan aku akan kelalaian.
Karena aku tak berdaya tanpa pendirian, kekuatan,
dan ketetapan hati dari-Mu.

Curhatan di Pagi Buta



Oh God, aku bermasalah dengan mengupload video.
Dan ini sungguh menyebalkan.
Hampir seharian menanti dan baru membuahkan 28% dari keseluruhan proses.
Ouch, Emang sih filenya guede bgt size-nya.
Tapi....
Ya sudalah, desperated bgt dah ni.
Okeh, saya relakan.
Lebih baik tidur dan mengumpulkan energi buat acara besok.
Okeh. Nite all

Roti Goreng Coklat Keju

Hmm, masih ada coklat keju nih, sisa kemaren bikin brownis.
Enaknya dibuat apa ya?


Buka - buka kulkas ternyata ada sebungkus roti tawar. Wah, enak nih.
Waktunya meracik...


Hummm, yumyum. 
Roti di dikasih serutan cokelat, parutan keju, dan taburan choco chips warna - warni.
Terus tinggal di goreng di atas teflon yang uda dikasih mentega.


Wuah, coklatnya meleleh. Makin mantab aja. Hyakakakakaka...




Enak deh, beneran. dont Please try it at home. =)

Kangen Berat




Ya Allah, kepalaku berat banget rasanya.
Hampir seharian memandangi Toshy ku sayang.

Bacain blog - blog konyolnya Kak Bena, and blog sohib - sohib aku. Huft...
Ngomong - ngomong tentang sohib, kangen banget aku sama mereka.
Iya mereka semua. Sohib aku mulai dari SMP, SMA, ampe Kuliah ini.
Liburan tanpa sosok mereka bikin aku ngrasa hambar (ceileh*)
Tadi sempet chat sama sohib SMA akyu (belajar lebay*).
Ngobrol lumayan banyak juga.
Weh - weh. Makin mantab aja sohibku yang satu ni.
Oke aku akuin dia itu adalah sosok manusia yang punya segala macam hal menyenangkan.
So kamu pasti gak akan pernah ngerasa bosen sedikitpun bareng dia. Haha...
Udah banyak banget pengalaman - pengalaman geje kami berdua. ckckckck...
Yang paling sering adalah acara nyasar bareng. huwahahahaha....
Yah, kami ini memang bukan warga surabaya yang baik.
Masa daerah sendiri tidak hafal.
Tapi masih lebih parah aku ding.
Suer gila, aku nih adalah orang yang paling lelet dalam hal menghafal dan memahami jalanan.
Nyasar bak orang ilang dulu bukanlah hal yang tabu.
Tapi semenjak naik tingkat menjadi anak kuliahan, hal gajelas seperti "nyasar" udah gak pernah aku alamin.
Weh, gila hafal jalan kamu kak? Ckckckckck...
Ajegila, bukan cuy, karena emang sekarang udah jarang aja kemane - mane, secara sohib - sohibku sekarang acara libur dimanfaatkan untuk pulang kampung. 


Haha, kasiannya yang punya rumah nan jauh di mato.
Kalau aku sih paling kampus - rumah deh daerah kekuasaan aku. 
Kebetulan rumahku masih satu kota sama kampuzku tersayang.
 Yah, mungkin sesekali maen - maen ke TP.
Pinginnya sih maen ke Galaxy, coz ada yang mau aku beli, dan adanya cuma disana. Huft...
Tapi gersang dan panasnya ituloh yang bikin males untuk cabut.


Yah, kembali lagi pada sohib - sohibku.
Mereka udah pada sibuk masing - masing euy.
Aku seneng deh mereka menemukan kehidupan mereka masing - masing.
Setidaknya tidak segeje kami sewaktu masih menjabat menjadi warga SMA. haha



Hmm, akhir - akhir ini banyak yang ngadain buber bareng.
Seneng banget deh, gak sabar menanti masanya. hehe...
Huah, kira - kira kegilaan apa ya yang bakal kami lakukan saat ketemu ntar. ckckckck
Kita tunggu saja masanya. =P

Happy Independence Day



Selamat Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke 65 tahun INDONESIAku


Karnaval TPA AIA


Liburan, bukan berarti duduk manis didepan tv dan gak ada kerjaan. 
Alhamdulillah, TPA AIA ada acara kapan hari. 
Mencoba melibatkan diri sebagai juru potret ah(haha, bak profess aja. xp). 
Gak disangka acaranya lumayan meriah.
 Emang sih gak semeriah piala dunia. 
Tapi cukup ramai, menyenangkan, dan cukup membuat jalanan macet. hehe
Sebenarnya aku tidak banyak tahu menahu soal yang kayak beginian.
 Jadi yah, sekedar bantu - bantu aja. hehe...
 Maklum ikut memeriahkan acara.
Setelah sibuk selesai motret kesana - kemari, aku mencoba untuk mengolah hasil jepretan dan rekaman kameraku. Yah, berbekal pinnacle dan toshy kesayanganku jadilah film pendek sebagai dokumentasi acara karnaval kemarin.
Wah, gak disangka, banyak yang suka. 
Terutama adik - adik TPA AIAnya. 


Hmm, seneng banget lihat mereka senyum
Ternyata hasil nglemburku sampai jam 03:00 pagi gak sia - sia juga. xp
Kemarin juga diputar di acara nonton bareng anak -anak remas. 
Herannya sampai diputar 3 kali. hehe... Jadi malu... ckckck

Jamur

Ih, sialan. Aku merinding banget liat jamur.
Apalagi yang jenisnya merembet – rembet.
Urgh. Pori – pori kulitku membusung dah, membentuk motif polkadot yang tak begitu kentara.
Mengembang kempis bak paru – paru sesek napas. Trus bawaannya pengen kabur aja.
Gak jarang jadi ngerasa gatel – gates sendiri. Berasa kayak gak mandi berabad – abad.
Digaruk – garuk bikin jalur merah yang lama – lama kerasa perih juga. Uuuuh, sebel.
Bentuknya seperti jaringan yang .... Hmmm, jangan paksa aku buat cerita panjang lebar.
Karena disini aku udah membuat pose ngetikku menjadi tidak lazim (tidak akan aku ceritakan. Weeekk xp).
Yah, aku juga baru tau akhir – akhir ini kalo aku takut sama jamur. Lebih kearah jijik sih sebenarnya.
Gak tau kenapa parno aja ngeliatnya. Yang kebayang di awang perawanganku adalah monster serupa amoba jahat yang memiliki kaki semu (psedopodia) yang senantiasa merembet – rembet dengan rakusnya.
Menggapai – gapai seakan mencari tempat empuk untuk bersinggah. Padahal mungkin jalur hidupnya bukan di tubuh manusia, wong adanya di tempat – tempat lembab kok (bukan jamur sejenis panu, kadas, kurap lho*). Hiiiii, pokoknya membayangkannya aja aku dah bergidik ngeri (tuh kan, malah tambah heboh garuk – garuknya*)
Heran banget aku, itu jamur model apa sih. Kayak jalan – jalan gitu. Kemaren liatnya dimana, besoknya kelihatan dimana. Hiiii, gak lagi – lagi deh aku lihat tuh jamur geje. Hiiii (makin merinding aja ni aku*)